Tag

strategi dakwah

Browsing

Pada hari Rabu, 20 Juli 2016 kemarin, Darush Sholihin diundang dalam acara silaturahmi keluarga besar Kecamatan Panggang Gunungkidul. Ini kali kedua Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal langsung hadir dan bersanding dengan pejabat Muspika Panggang, yaitu bersama Camat Panggang (Bapak Gunawan), Kapolsek Panggang (Bapak Arif Darmawan), Danramil (Bapak Muttaqin) dan Kepala KUA Panggang (Bapak Endro). Acara yang diadakan adalah silaturahmi setelah Idul Fithri dalam format acara Halal bil Halal atau Syawalan.

Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal yang bertindak sebagai pengisi Hikmah Halal bil Halal dengan menyampaikan materi “Maafkanlah” seperti yang tertera di web Rumaysho.Com di sini.

Menghadiri acara seperti ini teramat penting karena bisa saling sharing dengan pejabat yang ada, supaya terus mendapatkan dukungan. Karena dakwah butuh dukungan dari pihak-pihak yang punya wilayah atau kekuasaan.

DarushSholihin.Com

Sekarang Aparat dan Pejabat kita sudah mulai menimba ilmu agama di waktu sibuk-sibuk mereka.

Ini suasana di Kecamatan Purwosari, salah satu kecamatan yang terletak di paling barat Gunungkidul.

 

Tadi pagi (08.30-10.00 WIB) membahas masalah puasa, takbiran, hingga keberkahan rezeki. Sambil dibagikan buku Pembuka Pintu Rezeki karya kami.

Walhamdulillah dengan izin Allah, lalu dukungan Bapak Camat Purwosari (Bpk. Sukis Heriyanto) dan Kepala KUA Purwosari (Bpk. Muhammad Nurdin) kajian ini mendatangkan perbaikan yang banyak pada pejabat-pejabat kita.

Moga di kecamatan lainnya bisa mencontoh. Moga Allah karuniakan pada aparat dan pejabat pemerintah menjadi orang-orang yang amanat dan shalih/shalihah.

Info DarushSholihin.Com

Pembahasan seorang ustadz sangat berpengaruh dalam semakin berkembangnya dakwah. Materi tidak terlalu kaku dan tidak terlalu monoton itu-itu terus.

Kalau kami lebih senang memilih materi kitab karena pembahasannya lebih berkelanjutan. Walau yang disasar memang orang awam, namun pembahasan kitab tetap lebih menarik.

Tinggal kita mengatur pemilihan bahasa, memvariasikan pembahasan ulama dengan masalah terkini dan kontemporer, bahkan disesuaikan dengan masalah-masalah yang terjadi di tengah masyarakat. Penjelasan ulama dari kitab Syarh hendaknya lebih dijelaskan lagi dengan kasus di lapangan walaupun ngajinya ngaji kitab.

Yang kami terapkan di pesantren masyarakat yang kami kelola adalah pembahasan kitab:

1. Riyadhus Sholihin, bahasan Fadhilah Amal setiap malam Kamis yang dihadiri hampir 2000 jama’ah dari empat kecamatan sekitar Panggang untuk saat ini.

2. Tafsir Surat Yasin, materi yang bergantian dengan Riyadhus Sholihin. Sambil warga baca surat Yasin, lalu ditafsirkan. Rujukan kitab tafsir yang kami gunakan: Tafsir Ibnu Katsir, Aysar At-Tafasir, Tafsir As-Sa’di, dan Mukhtashor fi At-Tafsir.

Kenapa dipilih surat Yasin? Karena warga rata-rata sudah hafal. Makanya daripada sekedar baca tanpa paham makna, maka diajarkanlah surat tersebut disertai terjemahan dan tafsiran para ulama.

3. Shahih Fikih Sunnah li An-Nisa’ karya Syaikh Abu Malik Kamal bin Sayyid Salim membahas fikih wanita dari pembahasan Thoharoh dan saat ini sudah masuk bahasan shalat bagi wanita. Kajian kitab ini bersama ibu-ibu setiap Malam Sabtu.

4. Tafsir Juz ‘Amma, dari berbagai sumber kitab tafsir sebagai penjelasan. Dikaji barengan dengan bahasan Fikih Wanita di atas. Jadi ketika sekali mendayung, dua pulau terlampaui.

5. Al-Kabair karya Imam Adz-Dzahabi, kitab ini membahas 76 dosa besar. Setiap Ahad pagi sehabis shalat Shubuh, kitab ini dikaji bersama bapak-bapak yang mayoritasnya adalah takmir masjid. Hadir saat ini hampir 80 orang.

6. Bulughul Maram karya Ibnu Hajar Al-Asqalani. Bentuk kajiannya adalah diskusi. Jadi setiap penyampaian dalil, kami ajak peserta yang hadir untuk bertanya materi secara lebih mendalam. Pertanyaan boleh diajukan di tengah-tengah pembahasan. Kajian ini diadakan Ahad Siang, 13.30 – Ashar.

Saat ini pun dikaji Tafsir Surat Maryam. Sebelumnya telah dikhatamkan Kitab Tauhid karya Syaikh Muhammad At-Tamimi dari awal hingga akhir.

Rekaman berbagai kajian di atas bisa diperoleh di Kajian.Net: http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Abduh%20Tuasikal

Ingin berdonasi untuk Pesantren Darush Sholihin, yang setiap bulannya mengeluarkan anggaran sebesar: Rp. 60 juta rupiah untuk pengurusan kajian, pembiayaan pegawai dan urusan pesantren lainnya, silakan lihat di sini.

Lihat video Strategi Dakwah di sini.

1100 Jama'ah hadir dalam pengajian malam Kamis di Pesantren Darush Sholihin Warak Girisekar, Panggang, Gunungkidul.
1100 Jama’ah hadir dalam pengajian malam Kamis di Pesantren Darush Sholihin Warak Girisekar, Panggang, Gunungkidul. Saat ini bahkan sudah mencapai angka 2000.

 

Semoga manfaat. Tunggu sharing lainnya.

Moga sharing di atas bisa diadopsi oleh juru dakwah lainnya.

Bandara Adisucipto, 5 Safar 1437 H

Muhammad Abduh Tuasikal • Toko Online Ruwaifi.Com • Beli di BukuMuslim.Co

Join Twitter, Instagram, Channel Telegram @RumayshoCom. Official Account LINE http://line.me/ti/p/%40rqv1064d • Info Amal Jariyah Pesantren Channel Telegram @DarushSholihin

Pada malam Ahad, 10/10/2015 sebenarnya ada undangan pertemuan da’i se-Jogja dengan Al-Ustadz Abdul Hakim Abdad. Namun karena benturan dengan jadwal di desa, ada pembentukan Sub Karang Taruna Dusun Warak, Desa Girisekar, Panggang, Gunungkidul, DIY, kami tidak jadi menghadiri undangan tersebut.

Pembentukan Sub Karang Taruna Dusun Warak Desa Girisekar ini punya tujuan untuk bisa menggerakkan pemuda di desa. Kami sudah usulkan sejak beberapa bulan lalu pada Bp Dukuh agar lembaga ini bisa segera dibentuk.

Kenapa sampai Pesantren Darush Sholihin terlibat dalam pembentukan ini?

Kalau pemuda di desa didukung, maka tentu mereka juga akan mendukung pesantren. Minimal bisa atur-atur parkir saat kajian. Minimal kalau ada konflik, mereka juga bisa tangani.

Di antara program Sub Karang Taruna yang didukung Pesantren Darush Sholihin dalam waktu dekat akan dan sedang bergulir:

1. Perluasan lapangan bola voli besar.
2. Pemasangan pagar lapangan voli.
3. Perbaikan gorong-gorong (selokan) di daerah rawan tergenang air di Dusun Warak.
4. Pendirian sekolah voli gratis.
5. Pelebaran jalan di Padukuhan Warak.
6. Usaha pemuda dalam budidaya ternak lele.

Kegiatan di atas didukung oleh Rumaysho.Com lewat program yang sudah dishare lewat link di sini.

Dari kegiatan semacam ini, respon masyarakat terutama pemuda sangat baik sekali. Mereka lebih tertarik untuk ke masjid dan mengikuti pengajian di Pesantren Darush Sholihin setelah banyak didukung seperti itu. Yang dulu dikenal sebagai pemuda nakal jadi sadar dan mau berjamaah di masjid. Bahkan baru-baru ini preman yang dulunya memiliki kekebalan tubuh saat ini pun bertaubat. Dan sudah menyerahkan jimat kebalnya pada pesantren. Saat ini sedang ikut bangun masjid di dusun lain.

Jadi setiap dai harus peduli juga pada kegiatan masyarakat yang positif. Karena dakwah bukan hanya dengan pengajian semata. Dakwah pun bisa dengan akhlak dan kesantunan.

Ini di antara strategi yang bisa ditiru yang lainnya. Strategi pertama hingga kedelapan bisa ditemukan di DarushSholihin.Com, moga manfaat.

? Muhammad Abduh Tuasikal • Rumaysho.Com • Twitter @RumayshoCom • Instagram RumayshoCom • Pesantren DarushSholihin.Com

Tim Angkasa dan Tim Bintang Saat Semi Final
Tim Angkasa dan Tim Bintang Saat Semi Final
Tim DS yang masuk final.
Tim DS yang masuk final.
Para pemain voli plastik sedang rehat.
Para pemain voli plastik sedang rehat.
Tim DS juara dua.
Tim DS juara dua.
Tim Angkasa Juara 1, penyerahan piala oleh Bapak Sutarpan dan Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal.
Tim Angkasa Juara 1, penyerahan piala oleh Bapak Sutarpan dan Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal.
Penyerahan hadiah voli Agustusan 2015 bagi klub Angkasa Warak
Penyerahan hadiah voli Agustusan 2015 bagi klub Angkasa Warak
Pelebaran jalan di Dusun Warak untuk memperluas lahan parkir
Pelebaran jalan di Dusun Warak untuk memperluas lahan parkir

Info DarushSholihin.Com

Habis maghrib, kami dengar mertua yang sedang sepuh menghafalkan doa no 17 seperti pada gambar. Ia mengulang-ngulanginya terus. Karena pekan sebelumnya sudah diingatkan bahwa Malam Ahad ini wajib setor doa shalat no. 4 dan doa agar tetap sehat no. 17.

Malam ini akhirnya mereka menyetornya satu per satu pada para pengajar puteri di Pesantren.

Pesantren Darush Sholihin ingin mendakwahkan ajaran yang sederhana untuk masyarakat awam yang mereka bisa hafalkan di rumah di waktu-waktu luang serta bisa diamalkan secara langsung. Kalau tidak mampu setor tentu akan malu sendiri karena yang lainnya sudah pada hafal.

Doa yang ada pun dibuat lembaran kecil supaya bisa dibawa ke mana-mana. Ada yang sampai pergi negal (ke ladang) sambil bawa doa tadi untuk sekedat dihafalkan. Ada juga yang di rumah sambil nyapu atau masak dengan baca doa-doa tadi. Doa tersebut sudah mereka hafalkan hingga 17 doa dan bacaan shalat hingga bacaan keempat. Sebulan bisa dua doa baru yang mereka hafalkan.

Dan pertemuan untuk ibu-ibu sepuh setiap Malam Ahad. Ada juga kelas lainnya yang kami buat untuk remaja, bapak-bapak dan ibu-ibu muda.

Di samping mereka mesti setor doa, mereka juga diajarkan fikih sifat shalat nabi, pelajaran akidah, dan hafalan surat pendek sambil memperbaiki tajwid.

Moga tips seperti ini bisa diikuti para penggiat dakwah lainnya di daerah.

Moga manfaat. Tunggu bahasan strategi lainnya.

Strategi Dakwah no. 1 dan seterusnya sudah kami muat di web DarushSholihin.Com. Silakan bisa ditelusuri dan ditiru.

M. Abduh Tuasikal, RumayshoCom

* Foto kajian ibu-ibu sepuh (sekitar 150 orang) rutin tiap malam Ahad, ada yang belajar Iqra, ada yang belajar Quran.

Ibu-ibu sepuh yang sudah tua dan masih semangat belajar Iqra' dan sambil belajar doa yang manfaat.
Ibu-ibu sepuh yang sudah tua dan masih semangat belajar Iqra’ dan sambil belajar doa yang manfaat.
hafalan_doa_02
Doa yang diajarkan di antaranya doa agar diberi kesehatan dan bacaan-bacaan shalat.

“Ustadz, kami mewakili jama’ah Purwosari dan Panggang mengucapkan terima kasih atas bantuan qurbannya Idul Adha kemarin. Semoga Allah membalas dengan pahala melimpah”, ini tanggapan dari salah seorang jamaah pengajian. Di akhir kajian rutin Malam Kamis tadi malam, Bapak ini mengambil mic lalu berbicara seperti itu. Kami cuma sampaikan pada jamaah tersebut, “Cukup balas dengan doa saja, cukup.”

Karena Pesantren Darush Sholihin hanyalah penyalur. Walhamdulillah, tahun ini untuk Gunungkidul sendiri dari pembaca Rumaysho.Com dan pemerhati dakwah di Gunungkidul telah terkumpul qurban sebanyak 59 sapi dan 380 kambing.

Cerita lain sebelumnya …

Di siang hari, mantan Lurah di desa kami (yang masih berstatus non-muslim, moga Allah beri hidayah padanya kelak) datang menghampiri saat acara peletakan batu pertama salah satu masjid, ia meminta pada kami untuk melebarkan jalan di RT dekat rumahnya hingga balai Padukuhan.

Demikianlah pesantren masyarakat, tugasnya bukan hanya membina dalam hal agama saja. Pesantren Darush Sholihin juga turut mendukung ekonomi dan pembangunan desa. Masyarakat yang awalnya kurang senang dengan pesantren bahkan menuduh teroris, akhirnya tahu kalau pesantren tidak seperti itu. Dana yang diperoleh khusus untuk qurban dan dana sosial ini memang punya pengaruh besar untuk dakwah.

Oleh karena itu sering kami menyebar berbagai info donasi untuk menunjang pembangunan desa di Gunungkidul, di antara tujuannya adalah untuk menunjang dakwah pesantren.

Pengaruh dari bantuan sosial seperti itu cukup besar. Saat ini yang rutin hadir di pengajian Malam Kamis dari masyarakat umum adalah 1330 jama’ah, dapat dihitung dari jumlah snek yang dibagi malam Kamis terakhir.

Kami mohom terus dukungan pembaca Rumaysho.Com, moga dakwah sunnah ini terus dimudahkan oleh Allah. Walau berat karena terjun langsung di masyarakat, namun kami yakin akan mudah dengan pertolongan Allah.

Kami juga mendoakan pada setiap muslim yang turut membantu setiap program pesantren kami, moga diberi rezeki yang berkah dan dibalas dengan pahala melimpah di sisi Allah.

Masih ada beberapa program pesantren yang tujuannya memberdayakan hasil tani dan ternak untuk menunjang ekonomi masyarakat. Moga berlanjut lagi ke strategi dakwah yang lain. Moga bisa jadi percontohan untuk yang lain.

Foto bareng bersama pengusaha komputer Jogja yang berqurban di DS dan Dusun Sawah, juga hadir Pak Kapolsek, Arif Darmawan
Foto bareng bersama pengusaha komputer Jogja yang berqurban di DS dan Dusun Sawah, juga hadir Pak Kapolsek, Arif Darmawan
Qurban di Flores Timur
Qurban di Flores Timur
Qurban sapi yang disalurkan di Gunungkidul
Qurban sapi yang disalurkan di Gunungkidul
Kambing yang disembelih saat qurban di DS
Kambing yang disembelih saat qurban di DS
Dokumentasi qurban DS dengan sapi
Dokumentasi qurban DS dengan sapi
Pelebaran jalan di Dusun Warak untuk memperluas lahan parkir
Pelebaran jalan di Dusun Warak untuk memperluas lahan parkir

Pimpinan Pesantren Masyarakat Darush Sholihin Warak, Girisekar, Panggang, Gunungkidul:

Muhammad Abduh Tuasikal • Rumaysho.Com • Twitter @RumayshoCom • Instagram RumayshoCom • Pesantren DarushSholihin.Com

Pin It