Tag

pantai

Browsing

Pada tanggal 9 Maret 2018 tepatnya bada Jumatan, Masjid Umar bin Khattab di Pantai Nguyahan – Ngobaran Saptosari yang dibangun oleh Yayasan Darush Sholihin – Rumaysho.Com diresmikan langsung oleh Bupati Gunungkidul, Ibu Hj. Badingah, S.Sos. Kala itu diadakan pula bakti sosial dari DS kepada 700 kaum dhuafa yang berada di sekitar pantai tersebut. Ketika itu dua masjid/mushalla lainnya diresmikan pula yaitu Mushalla Ali bin Abi Thalib di Karang, Girikarto, Kecamatan Panggang dan Mushalla Muawiyah di Koramil Paliyan. Acara peresmian ini dihadiri oleh pejabat Muspida Kabupaten Gunungkidul dan Muspika Kecamatan Saptosari. Saat itu pula dilaporkan bantuan-bantuan yang disalurkan oleh Darush Sholihin selama tahun 2017 dalam bentuk bantuan masjid, bantuan baksos, qurban, hingga buka puasa Ramadhan.

Semua ini berkat karunia Allah Maha Pemberi Rezeki lalu bantuan para donatur di medsos dan jaringan Whats App Rumaysho yang telah memberikan sumbangsi untuk terwujudnya tiga masjid ini.

Melalui pembangunan tiga masjid/mushalla ini, moga semakin meningkatkan iman dan takwa warga sekitar.

Adapun dana yang dihabiskan untuk pembangunan Masjid Umar bin Khattab menghabiskan dana sekitar 500 juta rupiah. Sedangkan Mushalla Ali bin Abi Thalib dan Mushalla Muawiyah menghabiskan dana masing-masing 70 juta dan 150 juta rupiah.

Semoga membawa berkah bagi yang turut menyumbang untuk pembangunan masjid lewat Darush Sholihin – Rumaysho. Moga jadi amal jariyah yang tiada putusnya.

 

Berita Kedaulatan Rakyat Jogja, Sabtu, 10 Maret 2018

 

Warga dhuafa yang turut hadir dalam acara peresmian.
Pejabat-pejabat yang hadir dalam peresmian masjid
Sambutan dari Ibu Bupati Hj. Badingah, S.Sos. saat peresmian Masjid Pantai Nguyahan – Ngobaran.

 

Sambutan dari Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal sekaligus pemberian laporan kegiatan Darush Sholihin selama 2017.

Info Rumaysho – DS

Gunungkidul, 17 Syawal 1434 H: Pantai Gesing adalah salah satu tempat wisata di selatan Gunungkidul. Memang belum banyak pengunjung sampai saat ini dan masih dalam keadaan alami. Namun demikian, setiap kali ada kajian rihlah, pantai ini selalu jadi tujuan. Sudah dua kali kajian rihlah diselenggarakan di Pesantren Darush Sholihin dan pesertanya datang dari luar kota. Ada yang terbang dari Surabaya, ngebis dari Jakarta bahkan sampai ada yang menumpak motor sendirian dari Bandung. Insya Allah kediaman tersebut akan terus berlanjut. Isinya adalah kajian dan ditambah dengan rekreasi. Materi kajiannya pun membahas kitab akidah atau pun fikih.

Moga Allah mudahkan di kesempatan yang lain untuk berekreasi rihlah ke Pantai Gesing ini.


Pantai Gesing di pagi hari, 17 Syawal 1434 H
Pimpinan Pesantren Darush Sholihin

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc
DarushSholihin.Com

20130824-095232.jpg

20130824-085328.jpg

20130824-085322.jpg

20130824-085315.jpg

20130824-085306.jpg

20130824-085253.jpg

Tanggal 7-8 Juni, dua pekan lalu, Pesantren Darush Sholihin sukses melaksanakan kajian rihlah kedua dengan membahas kitab tauhid dan fikih puasa dari kitab matan al ghoyah wat taqrib. Ada sepuluh orang peserta yang mengikuti kajian ini. Ada yang jauh-jauh datang dari Bandung, Jakarta, Surabaya dan Kota Jogja.

Setelah kajian selesai dilaksanakan di pagi hari tanggal 8, kita lalu beralih menuju pantai Gesing untuk melaksanakan piknik. Semuanya alhamdulillah berjalan sukses.

Nantikan kajian rihlah berikutnya bersama Pesantren Darush Sholihin.


Pimpinan Pesantren Darush Sholihin
Muhammad Abduh Tuasikal, MSc

DarushSholihin.Com

٢٠١٣٠٦٢١-١٧٤١٣٣.jpg

٢٠١٣٠٦٢١-١٧٤١٤٨.jpg

٢٠١٣٠٦٢١-١٧٤٢٠٧.jpg

٢٠١٣٠٦٢١-١٧٤٢٢٤.jpg

Di dekat pesantren Darush Sholihin terdapat pantai yang masih asri dan alami yang bisa dikunjungi. Pantai tersebut adalah Pantai Gesing.

Pantai tersebut terletak di sebelah selatan Desa Girisekar, Panggang, Gunungkidul, sekitar 80 km dari Jogja. Di masa silam, akses jalan ke pantai tersebut masih sulit. Namun sekarang -alhamdulillah- sudah diakses dengan mudah. Seluruh jalan dari jalan utama Panggang-Wonosari ke pantai tersebut sudah diaspal. Jalan tersebut tidak berbatu lagi seperti dulu.

Pin It