Category

Berita Pesantren

Category

Alhamdulillah pesantren kilat bahasa Arab dari 27-12-2016 sudah ditutup pagi tadi 01-01-2017. Dengan izin Allah, selama 6 hari, 38 pertemuan telah 31 peserta lewati, ditambah tiga kali ujian.

Peserta terfavorit dipilih yang paling muda kelahiran 2005, sedangkan peserta yang paling tua kelahiran 1965. Doakan semoga setiap peserta diberi keistiqomahan.

Mereka yang ikut ini adalah para penerus dakwah. Moga mereka kelak menjadi da’i-da’i yang handal bahkan menjadi seorang ulama di Gunungkidul.

Insya-Allah ada kelanjutan dari pesantren kilat ini yaitu:

• Sabtu, 07-01-2017, 16.00-21.00 WIB (bisa nginap)
• Sabtu, 14-01-2017, 16.00-21.00 WIB (bisa nginap)
• Jumat – Ahad, 27 s.d. 29-01-2017 (wajib nginap)

Pertemuan tambahan tersebut demi merampungkan kitab Al-Muyassar yang membahas khusus Masalah Nahwu.

Keberlanjutan Pesantren Bahasa Arab ini adalah hingga praktik baca kitab para ulama. Juga ada satu program lainnya, yaitu pembinaan da’i untuk persiapan Ramadhan. Insya-Allah programnya menyusul.

Doakan keistiqamahan pada Darush Sholihin.

Muhammad Abduh Tuasikal
RumayshoCom

Pagi tadi …
 
Saya lewat di depan seorang buruh bangunan saat ia sedang bekerja di area renovasi Masjid Jami’ Al-Adha, Pesantren Darush Sholihin:
 
Ketika lewat, saya menegurnya, “Kayfa haalukum?
 
Dia jawab, “Alhamdulillah bi khoir.”
 
Saya balik tanya, “Coba sebutkan alhamdulillah itu termasuk mubtada atau khobar!
 
Dia jawab, Alhamdu itu mubtada’. Lillah itu khobar.”
 
#SAMBIL_TES_ILMU_NAHWU
 
Dia salah satu peserta Pesantren Kilat Bahasa Arab di Pesantren Darush Sholihin beberapa pekan lalu.
 
Kumpulan video Kitab Al-Muyassar yang dikaji saat pesantren kilat sudah dipublish di sini: https://www.youtube.com/playlist?list=PLUYZIGi0rAXBBTLhdVPFTd6XvbTnTS2EG
 
Anda sudah belajar Bahasa Arab?
Jangan kalah dengan seorang buruh bangunan.
 
 
Berikut info bagi yang ingin berdonasi untuk Masjid Pesantren Darush Sholihin (Masjid Jami’ Al-Adha) yang ingin diperluas saat ini dengan kebutuhan dana 2,4 Milyar:
 
 
Silakan share jika menarik.
 
 
Muhammad Abduh Tuasikal
11 Rabi’uts Tsani 1438 H

Bagaimana cara mudah download video-video dari Darush Sholihin TV (DSTV) yang ada di Youtube?

 

Ikuti langkah berikut:

 

1- Copy link video, misal:

https://www.youtube.com/watch…

 

2- Buka link:

http://id.savefrom.net/

 

3- Ada kolom insert link, dimasukkan link di atas, lalu tunggu sampai link video dari Youtube muncul.

Ada pilihan format video MP4 720P, 360P, dll. Lalu dipilih format yang disukai.

 

4- Tunggu sampai video diunduh.

Lalu silakan dapatkan filenya lalu tonton dan terus gali ilmu.

 

# Masukan berharga juga dari Kalvian Sofian:

Cara lain tinggal masukan ss di depan huruf y yang ada pada link maka akan langsung menuju ke situs savefrom.

 

Moga jadi tips bermanfaat. Share yuk!

Info DarushSholihin.Com

Ustadz M Abduh Tuasikal punya alasan tidak mengisi di luar kota …

Ini status Facebook beliau:

Seringkali saya dimintai jadwal di Jogja maupun di luar kota, dan kebanyakan (99%) tidak bisa saya penuhi apalagi pas Weekend dikarenakan:

1- Di Gunungkidul untuk kajian biasa memakai hari pasaran (Pon, Legi, Wage, Pahing, Kliwon). Di hari pasaran tersebut kami sudah ada jadwal di Panggang, Purwosari dan keliling Gunungkidul.

2- Tak mungkin beralih ke tempat lain, karena jamaah yang hadir notabene awam dan butuh ilmu. Di luar kota sudah banyak ustadz, sudah banyak yang bisa beri ilmu. Di Gunungkidul, hitung saja sendiri?

3- Materi yang diajukan di luar GK pun bukan materi spesial yang sebenarnya bisa digantikan dengan pembicara lainnya yang lebih mumpuni.

4- Kalau saya tinggalkan GK, sangat sulit, belum ada pengganti.

5- Datang ke luar kota dihadiri oleh ratusan jamaah, kalau di Gunungkidul biasa dihadiri ribuan orang setiap pekannya, apalagi hari Ahad. Lebih-lebih di GK biasa undangannya resmi, dihadiri oleh pejabat kecamatan, desa, hingga dukuh dan warga masyarakat.

6- Gunungkidul lebih butuh dakwah untuk menguatkan akidah mengatasi kristenisasi yang sudah dikenal sejak dulu.

7- Ditambah lagi ada yang melarang saya ke luar kota seperti Camat dan KUA.

* Selama ini cuma satu jadwal yang saya penuhi karena sudah rutin tiga tahun ini, yaitu Kajian Senin Pekan Pertama di Kemang Raya 124 Jaksel. Itu saja.

Mohon maaf, harap bisa memaklumi.

Orang desa menyebutnya dengan BEGO, orang kota menyebutnya dengan ekskavator.

Hari ini datang.

Mulai hari ini rumah utara milik mertua akan dibongkar oleh bego, ingin dijadikan dua lantai. Lantai pertama untuk tempat TPA (santri TPA DA saat ini: 600-an) dan untuk tempat kajian (kajian paling banyak Malam Kamis: 2000-an). Lantai kedua, menggantikan rumah milik mertua.

Dana untuk masjid ini sampai 2,4 Milyar.

Lihat gambar di bawah jika ingin berdonasi.

banner_web_ds_rumaysho_masjid_perluasan

# Cara Donasi

Bagi yang berminat menyalurkan donasi untuk renovasi masjid di Gunungkidul, Flores Timur dan Ambon, silakan mentransfer via Rekening khusus Donasi Masjid:

BCA 895009 3791 atas nama Muhammad Abduh Tuasikal

BSM 7098637286 atas nama Yayasan Darush Sholihin Gunungkidul

BRI 697501000453505 atas nama Yayasan Darush Sholihin

*Kode bank BCA 014, BSM 451, BRI 002

Konfirmasi via SMS/ WA ke 082313950500 dengan format:

Renovasi Masjid # Nama Donatur # Alamat # Bank Tujuan Transfer # Tgl Transfer # Besar Donasi.

Contoh: Renovasi Masjid # Muslim # Godean Yogyakarta # BSM # 6 Oktober 2016 # 1.000.000.

Info selengkapnya mengenai donasi renovasi masjid di Gunungkidul: https://darushsholihin.com/masjid

Info DarushSholihin.Com

Ahad, 27/11/2016, Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal mengisi dakwah keliling di tiga Kecamatan di Gunungkidul, D.I.Y.

1- Masjid Besar Al-Ikhlas Kecamatan Semin, 06.16 – 17.15 WIB
2- Pesantren Ash-Shiddiq Kecamatan Ngawen, 08.30 – 10.00 WIB
3- Balai Dusun Trowono B Kecamatan Paliyan, 13.00 – 14.00 WIB

Semua kajian tersebut dihadiri bapak camat di masing-masing Kecamatan. Di samping tiga Camat yang hadir, Ustadz Abduh selalu ditemani oleh Camat Purwosari GK, Sukis Heriyanto dan Kepala KUA Purwosari, Muhammad Nurdin, keduanya selaku Komite Darush Sholihin.

Di samping kajian tersebut diadakan pula bakti sosial di Pesantren Ash-Shiddiq dan Balai Dusun Trowono untuk warga yang hadir berupa pembagian sembako.

Moga semua warga Gunungkidul mendapatkan hidayah.

 

Info DarushSholihin.Com

Pin It