Category

Berita Pesantren

Category

Cerita kajian Malam Kamis di Darush Sholihin, Dusun Warak, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang. Lihat perjuangan warga desa untuk hadir di pengajian yang dibina langsung oleh Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal.

Ini salah satu penuturan Bu Zubaidah dari Tumpak Playen Gunungkidul, “Alhamdulillah, keistiqamahaan jamaah Tumpak terjaga. Ba’da Maghrib sudah kumpul dengan armada bus mini. Rasanya bila tidak ada hajat kampung yang mendadak inginnya terus ngaji. Terasa perubahaan karakter dari masing-masing jamaah, yang dulu suka gosip, sekarang malu bila sampai gosip. Terutama kajian tentang riba adem panas semua, semua butuh proses agar bisa jadi lebih baik. Kalau kami pulang sekitar pukul 22.00 WIB sampai rumah. Ketika perjalanan, tidak lupa jamaah menikmati seperti wisata. Ada yang membawa cemilan, kopi mix, dan lainnya. Ini juga termasuk refreshing. Alhamdulillah dengan dapat ilmu hati seneng. Coba monggo rasakan sendiri ibu-ibu.”

Ada lagi jamaah yang sama dari Tumpak yaitu komentar dari Bu Muryati di Group WA DS, “Saya selalu pusing mual campur aduk ketika berangkat kajian. Tetapi setelah mengikuti kajian, seneng, penyampaiannya enak mudah dipahami, apa yang disampaikan disertai dalil. Pokoknya pusingnya langsung hilang.”

Tunggu cerita lainnya tentang Kajian Malam Kamis.

Donasi Kajian Malam Kamis, bisa cek di sini: https://darushsholihin.com/donasi-kajian

Info DarushSholihin.Com

Saptuari Sugiharto kemarin cerita pas berkunjung ke DS,

“Ada yang punya kartu kredit 20. Lalu utangnya 600 juta.”

Kami cuma geleng-geleng, kok bisa yah?

Inilah suasana diskusi riba bersama Saptuari Sugiharto saat beliau hadir di Pesantren Darush Sholihin, Ahad Kliwon, 22 Oktober 2017. Saat itu dihadiri kurang lebih 4000 jamaah.

Sehabis Ashar beliau menyampaikan materi bersama kami. Kami membahas materi riba, sedangkan beliau membahas pengalaman beliau yang dulu pernah bangkrut dan terlilit utang riba.

Semoga menjadi pelajaran bagi semua untuk meninggalkan riba.

إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئاً لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ بَدَّلَكَ اللَّهُ بِهِ مَا هُوَ خَيْرٌ لَكَ مِنْهُ

Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik.” (HR. Ahmad 5:363. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali berkata bahwa sanad hadits ini shahih. Adapun tidak disebutnya nama sahabat tetap tidak mencacati hadits tersebut karena seluruh sahabat itu ‘udul [baik].)

Bisa miliki buku terbaru kami “Taubat dari Utang Riba dan Solusinya” seharga Rp.125.000,-, pesan via WA 085200171222 (Toko Online Ruwaifi.Com). Moga riba bisa teratasi dengan ilmu.

Muhammad Abduh Tuasikal

Info DarushSholihin.Com

PANGGANG (DS) – Sejak pekan lalu, hujan telah mengguyur Gunungkidul dan Yogyakarta. Sebelumnya memang beberapa daerah di Gunungkidul mengalami kekeringan dan susah mendapatkan air bersih.

Pada Kamis, 21/10/2017 saat tanggal merah, Darush Sholihin menyalurkan air ke daerah sebelah utara Gunungkidul yaitu ke Desa Semin, Kecamatan Semin dengan menyalurkan 20 juta rupiah pada lima dusun untuk pembelian air bersih. Pada kesempatan itu pula diadakan pengajian untuk masyarakat Desa Semin dengan diikuti oleh 2500 jamaah. Pada pengajian tersebut pula dibagikan sembako kepada 2500 jamaah yang hadir.

Adapun pengajian rutin Malam Kamis terakhir kemarin (27/09/2017), tetap diadakan walaupun hujan deras turun. Lebih dari 1000 jamaah hadir ketika itu dan mereka berada di lapangan parkir yang beratap. Sebagian berada di rumah warga di sekitar Pesantren Darush Sholihin. Sampai pulang pun terus hujan, resikonya jamaah pulang dalam keadaan basah kuyup.

Ada juga pengajian Ahad Pahing (24/09/2017) di Balai Desa Jepitu yang mengalami hujan deras di tengah-tengah kajian, saat itu dihadiri lebih dari 3000 jamaah. Sedangkan pengajian Ahad Wage di Balai Desa Tepus pada Ahad Wage, 01/10/2017 berlangsung lancar walau sesekali datang gerimis.

Info DarushSholihin

Belajar Kitab Tauhid edisi September 2017 ini dibersamakan dengan belajar ruqyah. Karena dalam bahasan Kitab Tauhid terdapat bab yang membahas masalah ruqyah sehingga butuh untuk memahami praktiknya secara langsung.

Untuk kali ini Darush Sholihin mengundang tim  dari Yayasan Rehab Hati yang sudah masyhur dengan seminar ruqyahnya. Tim Rehab Hati yang hadir adalah Ustadz Sholeh Kurniawan dan Ustadz Rian (keduanya dari Jakarta), serta Ustadz Beny Abdurrahman (Tim Rehab Hati Jogja).

Pembelajaran ruqyah terdiri dari dua sesi. Sesi pertama yaitu penyampaian materi pada Malam Ahad, bada Isya – 21.00 WIB. Sesi kedua berupa praktik ruqyah yang berlangsung pada Ahad pagi, 08.00 – waktu Zhuhur.

Pembelajaran ruqyah ini juga dihadiri ibu-ibu DS dan ada pengobatan ruqyah bagi beberapa pasien dengan beberapa kasus. Ada yang punya masalah dengan jin nasab dan anak indigo. Ada pula yang dahulu pernah disihir oleh rekan kerja karena kecemburuan.

Bulan berikutnya, Sabtu-Ahad, 14 dan 15 Oktober 2017, belajar ruqyah insya Allah akan kembali berlanjut dengan mengundang Ustadz Nuruddin Al Indunissy (Founder Rehab Hati Foundation) dalam acara Exclusive Training Tazkiyatun Nafs & Ruqyah Syar’iyyah sesuai Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Laporan selengkapnya dalam bentuk PDF, silakan lihat di sini.

Info DarushSholihin.Com

Selasa Kliwon, 5 September pagi, jamaah Majelis Taklim Mutia Shalihah melakukan kunjungan ke Pesantren Darush Sholihin dengan terlebih dahulu berekreasi ke Pantai Gesing-Buron, Girikarto, Panggang.

 

 

Mereka ini adalah para donatur Darush Sholihin. Ustadz M. Abduh Tuasikal setiap Selasa pekan kedua biasa memberikan tausiyah rutin pada ibu-ibu tersebut di Masjid Kampus UGM Jogja. Saat kajian di masjid besar tersebut, Mutia Shalihah sudah rutin memberikan bantuan pada Darush Sholihin, baik untuk pembangunan masjid dan kegiatan pesantren lainnya.

Setelah rekreasi di Pantai Gesing-Buron, ibu-ibu Mutia Shalihah menikmati makan siang yang disajikan warga DS di pesantren, dengan sebelumnya melaksanakan Shalat Zhuhur terlebih dahulu. Sebelum pulang, ada tausiyah singkat dan tanya jawab agama dengan Ustadz M. Abduh Tuasikal yang mengangkat tema perzinaan. Pukul 13.00 WIB, ibu-ibu Mutia Shalihah yang berjumlah sekitar 180 orang dengan 6 bus bergegas pulang. Walhamdulillah dari kunjungan tersebut, Darush Sholihin mendapatkan kucuran donasi sebesar Rp.12.985.000,- untuk masjid, sosial dan pesantren.

 


Info DarushSholihin.Com

Rugi jika tidak mampir di Masjid Al-Azhar Karangrejek Wonosari. Di antara pembaca sekalian paling pernah ke pantai Baron di Gunungkidul, Yogyakarta. Di jalan Baron di pinggir Kota Wonosari ada Masjid Al-Azhar ini. Pelayanan masjid ini luar biasa. Tiap hari libur, masjid ini selalu penuh dikunjungi oleh para musafir dengan mobil-mobil yang selalu terlihat ramai parkir. Setiap musafir yang mampir akan diberi layanan istimewa, seperti gorengan telo dan minuman seperti yang disajikan dalam foto kami. Bahkan musafir bisa membuat minuman sendiri dengan air galon yang sudah disediakan. Semuanya serba gratis. Fasilitas kamar mandi dan toilet pun mencukupi dan bisa digunakan gratis. Banyak yang beri testimoni positif setiap kali mengunjungi masjid ini.

Masjid Al-Azhar adalah salah satu masjid yang dibangun oleh Darush Sholihin – Rumaysho.Com dengan menyumbangkan dana sekitar 500 Juta Rupiah. Sekarang sudah berwujud seperti ini dan Insya-Allah akan dijadikan tempat kajian rutin untuk warga Kota Wonosari mulai Malam Sabtu besok, 21 Juli 2017.

Bagi yang berada di sekitaran Wonosari, monggo hadir malam Sabtu besok (21-07-2017) di Masjid Al-Azhar ini. Kajiannya bada Isya sampai dengan 21.00 WIB. Bahasannya tentang Sirah Nabawiyah (Perjalanan Hidup Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam). Kajian tersebut bisa diikuti dengan mudah lewat sajian buletin Rumaysho.Com yang akan dibagi gratis. Moga mendapatkan ilmu yang bermanfaat.

Sebar info masjid ini dan kajiannya pada yang lain. Moga meraih keberkahan.

Muhammad Abduh Tuasikal

Info DarushSholihin

* Foto: Kunjungan kami, Senin, 23 Syawal 1438 H saat shalat Zhuhur disambut oleh panitia pembangunan masjid (Pak Asduki) dan panitia Kajian Malam Sabtu (Pak Sulis).

 

 

Pin It