Tag

donatur

Browsing

Selasa Kliwon, 5 September pagi, jamaah Majelis Taklim Mutia Shalihah melakukan kunjungan ke Pesantren Darush Sholihin dengan terlebih dahulu berekreasi ke Pantai Gesing-Buron, Girikarto, Panggang.

 

 

Mereka ini adalah para donatur Darush Sholihin. Ustadz M. Abduh Tuasikal setiap Selasa pekan kedua biasa memberikan tausiyah rutin pada ibu-ibu tersebut di Masjid Kampus UGM Jogja. Saat kajian di masjid besar tersebut, Mutia Shalihah sudah rutin memberikan bantuan pada Darush Sholihin, baik untuk pembangunan masjid dan kegiatan pesantren lainnya.

Setelah rekreasi di Pantai Gesing-Buron, ibu-ibu Mutia Shalihah menikmati makan siang yang disajikan warga DS di pesantren, dengan sebelumnya melaksanakan Shalat Zhuhur terlebih dahulu. Sebelum pulang, ada tausiyah singkat dan tanya jawab agama dengan Ustadz M. Abduh Tuasikal yang mengangkat tema perzinaan. Pukul 13.00 WIB, ibu-ibu Mutia Shalihah yang berjumlah sekitar 180 orang dengan 6 bus bergegas pulang. Walhamdulillah dari kunjungan tersebut, Darush Sholihin mendapatkan kucuran donasi sebesar Rp.12.985.000,- untuk masjid, sosial dan pesantren.

 


Info DarushSholihin.Com

Sabtu sore ba’da ‘Ashar, pada akhir bulan Dzulhijjah 1437 H (1 Oktober 2016), kami mendapatkan kunjungan dari salah satu staff Waroeng SS, Bapak Widi. Beliau hanya sekedar berkunjung dan dengan asyik berbicara di salah satu rumah warga di bawah Pesantren Darush Sholihin. Ketika diajak berbicara di ruangan kantor di atas, beliau malah enggan.

 

waroeng_ss_pak-widi

Pada kunjungan tersebut, beliau menanyakan mengenai kegiatan pesantren DS sampai saat ini, mengenai qurban kemarin sukses atau tidak, sampai akhirnya beliau mendapatkan penjelasan memuaskan langsung dari buku Profil Darush Sholihin yang sudah diserahkan pada beliau.

Perlu diketahui saja, Waroeng SS yang terkenal dengan sambel pedasnya, dari awal tahun 2016 telah memberikan sumbangan rutin pada Pesantren Darush Sholihin, sebesar 1,5 juta rupiah setiap bulan. Selalu ada reminder yang masuk ke gadget kami pada tanggal 20 setiap bulannya yang berisi pesan bahwa donasi rutin warung spesial sambal tersebut sudah ditransfer.

Secara aturan pihak SS sendiri tidak memperkenankan membuka-buka amal baik mereka ke Media Sosial atau Web seperti ini. Bapak Widi mengutarakan bahwa pimpinannya sangat khawatir dengan RIYA’. Kami menjelaskan pada Pak Widi bahwa ini bukan pihak SS yang menyebar berita ini, namun dari DS saja yang merasa telah terbantu selama ini lalu menyebarkan.

Ada juga program akhir tahun 2016 ini yang sudah kami jelaskan pada Pak Widi tadi yaitu program Sunatan Massal pada 24 Desember 2016 insya Allah. Pak Widi malah menawarkan bahwa jika ada proposal yang sudah siap silakan ajukan ke Waroeng SS.

Subhanallah, kami hanya mendo’akan, moga Bapak Widi, pimpinannya dan seluruh staff selalu mendapatkan limpahan rezeki. Moga Allah terus beri keberkahan pada waroeng SS dan terus bermanfaat untuk umat.

Muhammad Abduh Tuasikal

Info DarushSholihin.Com

Pesantren Darush Sholihin (Pesantren DS) adalah pesantren berbasis wirausaha yang berusaha membina keagamaan masyarakat sekitar (yang rata-rata berada di bawah garis kemiskinan) yang berdomisili di Desa Girisekar, Panggang, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Para santri yang ada adalah warga sekitar mulai dari anak-anak usia dini, remaja, dewasa dan para sepuh. Total santri hingga saat ini hampir 300 orang. Alhamdulillah, semuanya bisa terus istiqomah untuk terus belajar menggali ilmu agama. Saat ini pesantren sudah memiliki usaha di antaranya lewat catering akikah dan usaha kambing.

Permasalahan yang timbul saat ini adalah pembiayaan operasional pesantren setiap bulannya. Saat ini pesantren diasuh secara langsung oleh pimpinan pesantren di mana beliau mengajar hampir semua kelas di hari Selasa, Rabu, dan yang lebih padat di hari Sabtu dan Ahad. Sedangkan pengajaran anak-anak TPA setiap Selasa, Rabu dan Jum’at yang santrinya mencapai 100-an anak, diasuh oleh murid-murid senior yang sudah bisa mengajarkan Al Qur’an. Pengajar TPA tersebut berjumlah 27 orang. Ada yang mengajar di pesantren setiap 3 kali sepekan dan ditambah ada yang mengajar di dusun luar. Dana yang dikeluarkan sebelumnya untuk pembiayaan pengajar ini berkisar Rp.5.000.000,-. Dana tersebut diambil dari dana zakat (karena mereka berhak menerima zakat disebabkan miskin), begitu pula dana sedekah. Rincian pendanaan di bulan sebelumnya adalah sebagai berikut.

 

Muhammad Abduh Tuasikal (Pimpinan Pesantren) 1,000,000 1
Rini Rahmawati (Pimpinan TPA) 150,000 2
Mbok Muh (Bendahara Pesantren) 250,000 3
Aslam 250,000 4
Mursiyati 250,000 5
Sudaryanti 250,000 6
Nuri 200,000 7
Puji Lestari 200,000 8
Dian Deviana 100,000 9
Parwanti 200,000 10
Muryani 200,000 11
Slamet 150,000 12
Nita Feriyanti 100,000 13
Erna 100,000 14
Mini 100,000 15
Deni 100,000 16
Wulan Damayanti 100,000 17
Anifah 100,000 18
Wahyu Nurrohmi 300,000 19
Vina 100,000 20
Martiyani 100,000 21
Martomo 100,000 22
Sanjian 100,000 23
Isna 100,000 24
Wahyuti 100,000 25
Wahyuningsih 100,000 26
Sudib 100,000 27

Dari permasalahan ini, kami membutuhkan donatur tetap yang nanti akan kami ingatkan setiap bulannya akan donasi pesantren ini, yaitu setiap tanggal 1 di awal bulan. Besaran donasi rutin ini tidak dibatasi seberapa jumlahnya. Kalau bisa diberi rutin dengan jumlah yang sama itu boleh, dengan jumlah berbeda pun boleh. Bagi yang berkenan menjadi donatur tetap, silakan mengirimkan sms ke nomor 08156807937 dengan format:

Nama # Alamat # Keperluan # Besar Donasi # Pengingat via sms atau email

Contoh:

Abdullah Sholih # Yogyakarta # Donatur tetap # Rp.100.000,- # Pengingat ke no 081226014555

Maryam # Jakarta # Donatur tetap # Rp.150.000,- # Pengingat via email maryam@gmail.com

Yang membantu dalam kebaikan akan mendapatkan pahala yang sama dengan pelaku kebaikan tersebut. Kata Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang memberi petunjuk pada kebaikan, maka ia akan mendapat pahala semisal pelakunya.” (HR. Muslim no. 1893).

Semoga Allah membalas kebaikan para muhsinin yang telah sudi membantu dalam kebaikan ini. Moga Allah memberkahi rizkinya.

Jum’at pagi saat hujan mengguyur Gunungkidul, 28 Rajab 1434 H

Pimpinan Pesantren Darush Sholihin

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc

 

DarushSholihin.Com

Pin It