Gunungkidul, 22-23 Rabi’uts Tsani 1435 H: Pada hari Sabtu, 22 Rabi’uts Tsani 1435 H setelah menyelesaikan urusan di Pesantren, kami menuju Dusun Temuireng, Desa Girisuko, untuk memulai rangkaian pertama dari pasar murah Desa Girisuko. Jam 08.30 WIB pasar murah sudah dibuka, alhamdulillah sebelum jam 10 pagi pasar murah di dusun tersebut sudah selesai. Pasar murah di dusun pertama ini mendapatkan sambutan yang sangat baik dari kepala dusun maupun para takmir masjid. Setelah selesai, uang pendapatan pasar murah sebagaimana sudah dijanjikan diberikan kepada takmir masjid untuk kepentingan masjid.

Setelah itu beralih ke medan tersulit dan daerah yang telah dikuasai Kristenisasi yaitu Dusun Sanglor. Dusun ini berada dekat dengan Dusun Temuirang, namun kami harus melewati jalan begitu curam ketika ke sana. Walhasil, kami perlu hati-hati ketika menuruni jalan yang terjal ke Dusun Sanglor. Yang kami khawatirkan adalah mobil pick up yang membawa dua ton sembako. Jika tidak hati-hati, tentu bisa celaka. Alhamdulillah, dengan izin Allah pasar murah di Sanglor -yang berlangsung di Balai Dusun, pas berdampingan dengan gereja di dusun tersebut- pun berlangsung lancar dan sangat terbantu oleh tangan-tangan para takmir dan pihak Padukuhan. Sambutan dari takmir terutama dari Pak Sufyan pun luar biasa. Sampai-sampai kami pun disambut dengan sajian istimewa dalam makan siang. Semoga Allah membalas kebaikan Pak Sufyan dan yang lainnya yang telah membantu dalam pasar murah di Dusun Sanglor. Setelah itu di siang hari -selepas Zhuhur- diadakan pasar murah di Dusun Gebang yang hanya berjarak dekat ke pusat Kecamatan Panggang.

Untuk hari Ahad, hari berikutnya, kami menelusuri Desa Girisuko di sebelah barat yaitu Dusun Turunan dan Gibal. Alhamdulillah, sama halnya dengan hari sebelumnya berlangsung lancar. Berkat kemudahan dari Allah kemudian dari Pak Nurdin selaku takmir di Masjid Gibal, semua acara berlangsung lancar. Pada siang harinya, dilanjutkan makan siang di Bantul bagi santri ibu-ibu yang telah membantu dalam acara pasar murah ini.

Rembukan di Dusun Temuireng bersama Pak Dukuh dan para Takmir
Rembukan di Dusun Temuireng bersama Pak Dukuh dan para Takmir
Pembagian hasil Pasar Murah di Dusun Temuireng bersama Pak Dukuh dan para Takmir
Pembagian hasil Pasar Murah di Dusun Temuireng bersama Pak Dukuh dan para Takmir
Ibu-ibu yang sedang menunggu pasar murah di Dusun Sanglor, Girisuko
Ibu-ibu yang sedang menunggu pasar murah di Dusun Sanglor, Girisuko
Bapak Yusuf, salah seorang takmir di Sanglor yang sangat membantu sehingga pasar murah berkat nikmat Allah bisa berlangsung lancar
Bapak Yusuf, salah seorang takmir di Sanglor yang sangat membantu sehingga pasar murah berkat nikmat Allah bisa berlangsung lancar
Para warga yang sudah mulai mengantri di Sanglor
Para warga yang sudah mulai mengantri di Sanglor
Warga yang sudah mengambil sembako di Sanglor
Warga yang sudah mengambil sembako di Sanglor
Ternyata balai dusun di Sanglor berdampingan dengan sebuah gereja, memang Kristenisasi sangat tampak di sana
Ternyata balai dusun di Sanglor berdampingan dengan sebuah gereja, memang Kristenisasi sangat tampak di sana
Ustadz Abduh dan panitia menyantap makanan siang di Dusun Gebang, Girisuko
Ustadz Abduh dan panitia menyantap makanan siang di Dusun Gebang, Girisuko
Ibu-ibu yang sedang menunggu di Dusun Gebang
Ibu-ibu yang sedang menunggu di Dusun Gebang
Balai Dusun Gebang, Girisuko, nampak banyak warga yang menghadiri pasar murah
Balai Dusun Gebang, Girisuko, nampak banyak warga yang menghadiri pasar murah
Penyerahan bantuan pada takmir setelah pasar murah di Dusun Gebang
Penyerahan hasil pasar murah pada takmir setelah pasar murah di Dusun Gebang
Disksusi Ustadz Abduh dengan Pak Nurdin selaku penanggung jawab pasar murah di Dusun Gibal dan Turunan, Girisuko
Disksusi Ustadz Abduh dengan Pak Nurdin selaku penanggung jawab pasar murah di Dusun Gibal dan Turunan, Girisuko

Laporan pemasukan dan pengeluaran sudah disajikan di sini.

Semoga Allah membalas kebaikan para muhsinin yang telah membantu dalam pasar murah ini. Moga jadi amal jariyah, moga diberikan keberkahan rezeki.

Pimpinan Pesantren Darush Sholihin,

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc

 

DarushSholihin.Com

Author

Pesantren Darush Sholihin berdomisili di Dusun Warak, Panggang, Gunungkidul. Pesantren ini bertujuan membina masyarakat sekitar, tanpa pondokan mulai dari usia anak-anak hingga sepuh.

Write A Comment

Pin It