Selama empat hari (4-8 Februari 2016) kami berada di tiga pulau berbeda yaitu Ambon, Haruku (Ori) dan Masohi (Maluku) untuk safari dakwah. Saat safar tersebut kami mendapatkan beberapa kesan mendalam:
Pertama:
Ternyata di daerah timur sangat-sangat membutuhkan dakwah. Ditambah lagi sangat kurangnya da’i yang mengajak pada sunnah Rasul yang shahihah.
Kedua:
Sedikit da’i yang mau mengorbankan waktu dan tenaga untuk berdakwah di pedalaman, lebih-lebih untuk menyeberangi lautan dengan kapal atau perahu. Padahal para misionaris sangat semangat untuk menarik umat Islam pada agama mereka hingga di hutan-hutan dan pelosok Indonesia.
Ketiga:
Da’i banyak menumpuk di kota besar dibanding di daerah maupun pedalaman.
Keempat:
Banyak yang masuk Islam dalam konflik Maluku sejak 1999 hingga 2004. Sampai ada yang keluarganya mati, anak-anaknya tidak punya rasa dendam malah memilih masuk Islam. Bahkan ada cerita yang kami dengar, seorang cucu pendeta memiliki nama Rudi, masuk Islam dan sudah menghafal 16 juz. Ada lagi satu muallaf yang kami kenal bernama Abdul Kadir (dulu bernama: Stephen) walhamdulillah sudah menghafal 30 juz secara sempurna. Anak-anak tadi, kami berkenalan dengan mereka di Pesantren Al-Anshor binaan Ustadz Abu Imam di daerah Liang.
Kelima:
Ada yang masih berpemahaman Atheis yang tidak punya agama terutama di Pulau Seram, yang bisa didakwahi untuk masuk Islam. Dan ini lebih mudah daripada mendakwahi yang dulunya Nashrani.
Keenam:
Dakwah sangat efisien dan mudah diterima jika disertai dengan memberi bantuan sosial seperti yang dilakukan lewat yayasan kami (Yayasan Darush Sholihin) dengan memberi bantuan mungkena (rukuh) yang sudah diberi label nama masjid, koko untuk pengurus masjid serta penyaluran zakat untuk warga pedalaman.
Setelah kunjungan tersebut, karena pentingnya dakwah dengan memberi bantuan sosial, kami bermaksud membuka donasi untuk pembangunan tiga masjid:
1. Masjid Pesantren Al-Anshor, terletak di pinggir jalan besar Ambon – Liang, di sekitarnya jauh dari masjid lainnya, juga manfaat untuk warga Ambon yang ingin menuju Pelabuhan kapal feri. Padahal Liang juga termasuk daerah yang padat dengan masyarakat muslim. Rencana masjid berukuran: 15×15 meter persegi, dengan menghabiskan anggaran sekitar 700 juta rupiah.
2. Masjid Nurul Husna terletak di Dusun Nepawutung, Desa Watohari, Kecamatan Solor Timur, Kabupetan Flores Timur, NTT. Jumlah KK satu dusun adalau 44 KK atau terdiri dari 160 jiwa. Desember 2015 terkena Puting Beliung padahal Yayasan Darush Sholihin bekerjasama dengan Yayasan Hode Hama sudah membangun dari awal hingga bagian tengah atas. Rencana anggaran: 250 juta rupiah.
3. Masjid Jami Al-Adha yang merupakan masjid induk Pesantren Darush Sholihin, terletak di Dusun Warak, Desa Girisekar, Panggang, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Masjid ini ingin diperluas di bagian utara, ke kediaman pemilik tanah wakaf (Bapak Muh Sariman). Bangunan baru akan dijadikan dua lantai. Lantai bawah yang sebelumnya rumah, diperluas menjadi sambungan masjid bagian bawah. Sedangkan bagian atas diganti sebagai rumah kediaman karena bagian bawah dipakai sebagai lahan masjid. Perluasan ini bertujuan untuk menampung santri TPA yang sudah mencapai 600-an santri, dan jamaah pengajian rutin Malam Kamis yang sudah mencapai 2000 jama’ah. Rencana anggaran awal: 500 juta rupiah.
# Total rencana anggaran tiga masjid di atas adalah 1,45 Milyar rupiah.

Bagi yang berminat untuk berdonasi, silakan ditransfer ke rekening:

BCA: 8950093791 (Kode: 014)

BSM: 3107011155 (Kode: 451)

atas nama: Muhammad Abduh Tuasikal.

Setelah transfer diharapkan konfirmasi ke 082313950500 via SMS dengan format:

Donasi Masjid DS # Nama Donatur # Alamat Donatur # Bank Tujuan Transfer # Tanggal Transfer # Besar Donasi

Contoh konfirmasi:

Donasi Masjid Masjid DS # Muhammad # Jogja # BSM # 14/01/2016 # Rp.100.000,-

 

* Anggaran di atas juga akan digunakan untuk renovasi beberapa masjid yang membutuhkan di daerah timur Indonesia dan daerah Gunungkidul.

 

Info Donasi bisa via WA/ SMS/ Telp:

0811267791 (Mas Jarot)

Bantuan Anda sangat mendukung sekali dalam dakwah di daerah pedalaman di negeri kita.

Semoga Allah berkahi rezekinya.

DarushSholihin.Com

Rumaysho.Com

Channel Telegram @RumayshoCom • @DarushSholihin

Pimpinan Pesantren Darush Sholihin: Muhammad Abduh Tuasikal

SHARE YUK!


Dukung kami:
Untuk Operasional RumayshoCom dan Pesantren Darush Sholihin melalui https://goo.gl/MT3nvi
Untuk Pembangunan Masjid Pesantren Al-Anshor Liang Ambon melalui https://goo.gl/zvahpI
Untuk Pelebaran Masjid Darush Sholihin (Jami' Al-Adha) melalui https://goo.gl/Smhwqm

Artikel Terkait

Write a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *