Karena saking banyaknya donasi yang masuk untuk Pesantren Darush Sholihin, demi memberdayakan warga dan para santri, kami memberanikan untuk menjalankan usaha ternak kambing. Modal dari usaha ini diperoleh dari sumbangan untuk pesantren yang masuk selama ini. Dan keuntungan nanti akan digunakan metode bagi hasil antara peternak dan pihak pesantren sesuai kesepakatan yang akan dibuat. Insya Allah, nantinya akan berkembang pada usaha yang lain seperti ternak lele dan produk makanan yang diproduksi langsung oleh ibu-ibu yang biasa mengikuti pembelajaran pesantren.

Kesulitan terbesar selama ini dalam usaha ternak adalah pemberian pakan. Karena di musim kemarau sulitnya mencari pakan berupa dedaunan di daerah Gunungkidul. Oleh karena itu, para santri akan menerapkan pakan hasil fermentasi yang mereka telah pelajari dari peternak lainnya di daerah Bantul. Moga usaha ini bisa membuat para santri untuk mandiri dan berwirausaha, juga sebagai lapangan kerja untuk mereka.

Berikut beberapa foto pembuatan kandang kambing yang sudah siap diisi ternak:

 

Kandang kambing dibangun di belakang pesantren
Kandang kambing dibangun di belakang pesantren

 

Warga dan santri membuat kandang jenis panggung
Warga dan santri membuat kandang jenis panggung

 

Kandang yang telah jadi, nampak dari bawah
Kandang yang telah jadi, nampak dari bawah

 

Kandang kambing jenis panggung yang sudah jadi
Kandang kambing jenis panggung yang sudah jadi

 

Tempat pakan dengan pakan hasil fermentasi karena sulitnya mencari pakan dedaunan di saat musim kemarau di Gunungkidul
Tempat pakan dengan pakan hasil fermentasi karena sulitnya mencari pakan dedaunan di saat musim kemarau di Gunungkidul

 

 

Semoga Allah memberkahi usaha ini. Semoga Allah membalas amalan kaum muslimin yang telah banyak membantu untuk memberikan donasi bagi Pesantren Darush Sholihin.

Pimpinan Pesantren Darush Sholihin

 

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc

 

DarushSholihin.com

 

 

Author

Pesantren Darush Sholihin berdomisili di Dusun Warak, Panggang, Gunungkidul. Pesantren ini bertujuan membina masyarakat sekitar, tanpa pondokan mulai dari usia anak-anak hingga sepuh.

2 Comments

  1. Ustadz M. Abduh Tuasikal, semoga dirahmati Allah, keluarga kami tidak bisa diharapkan secara rutin untuk membantu, tetapi alhamdulillah, Allah memberikan ketetapan kepada keluarga kami untuk istiqomah mengeluarkan zakat maal. Insyaallah kami sekeluarga akan mendiskusikan untuk menyalurkan sebagian zakat maal ke pesantren Ustadz. Kemana kami harus mengirimnya?

    Amad, di Klaten

Write A Comment

Pin It