Ada dua perwakilan santri Darush Sholihin yang mewakili Kecamatan Panggang dalam MTQ Kabupaten Gunungkidul tahun ini, yang dilaksanakan tadi pagi (13 Safar 1437 H, 25 November 2015) di Wonosari, Gunungkidul.

Dua peserta tersebut adalah:

1. Rumaysho Tuasikal, mengikuti lomba tahfizh 1 juz (juz 30) dan tilawah anak-anak di bawah 12 tahun. Padahal umur Rumaysho baru tujuh tahun lebih saat ini.

2. Ganes, mengikuti lomba tartil Al Qur’an untuk anak-anak di bawah 10 tahun. Ganes seumuran dengan Rumaysho.

Ini keikutsertaaan pertama kali dari Pesantren Darush Sholihin dalam event MTQ di Gunungkidul. Dan kedua peserta di atas baru berusia 7 tahun, tergolong masih belia dibanding peserta lainnya.

Meskipun tak juara, yang penting ada pengalaman. Karena saingannya jauh tingkatannya di atas Dek Rumaysho dan Dek Ganes. Wajar saja kelas 2 SD menghadapi kelas 5 atau 6 SD.

Moga pengalaman ini semakin mendorong kedua santri menjadi lebih baik di masa akan datang karena mereka masih tergolong belia dan mental belum matang. Tetapi perkembangan mereka masih bisa jauh lebih baik ke depannya.

Mohon doakan agar Pesantren Darush Sholihin tetap berkembang lebih baik.

 

Para peserta dari Kafilah Panggang sudah hadir 07.30 WIB saat yang lain belum hadir.

Para peserta dari Kafilah Panggang sudah hadir 07.30 WIB saat yang lain belum hadir.

 

MTQ_2015_02

Para juri MTQ sedang mengikrarkan sumpah di hadapan Kepala Kantor Agama Gunungkidul dan Kepala KUA se-Gunungkidul.

 

MTQ_2015_03

Peserta MTQ Tahfizh Rumaysho, bersama orang tuanya.

 

MTQ_2015_04

Peserta MTQ Tahfizh pertama sedang berada di depan, tilawah dan tahfizh juz 30.

Gunungkidul, Rabu, 13 Safar 1437 H

Info DarushSholihin.Com

Join Channel Telegram: @DarushSholihin, @RumayshoCom

Dukung kami:
Untuk Operasional RumayshoCom dan Pesantren Darush Sholihin melalui https://goo.gl/MT3nvi
Untuk Pembangunan Masjid Pesantren Al-Anshor Liang Ambon melalui https://goo.gl/zvahpI
Untuk Pelebaran Masjid Darush Sholihin (Jami' Al-Adha) melalui https://goo.gl/Smhwqm

Tags: ,

Artikel Terkait

Write a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *