Membangun dakwah itu perlahan-lahan, tak bisa secepat membuat mie instan. Ada materi yang bisa ditunda, ada materi yang mesti disampaikan segera mungkin karena kebutuhan masyarakat.

Contohnya, da’i bisa saja menunda pembahasan Yasinan, karena masyarakat belum bisa menerima. Ada waktu yang tepat -nanti- yang tetap juga akan disampaikan. Kita sepakat bahwa menjelaskan kesesatan syirik itu lebih urgent daripada membahas hukum yasinan.

Sifat dakwah juga bukan memaksa, seorang da’i hanya punya tugas penyampai ilmu. Sedangkan, yang memberi hidayah dan membuka hati adalah Allah semata.

> Foto di bawah adalah foto saat kajian malam Kamis tadi malam yg dihadiri hingga 900-an warga masyarakat dari berbagai dusun hingga kecamatan berbeda di sekitar Pesantren Darush Sholihin. Kajian diadakan di lapangan pesantren, karena tidak muat jika mesti di masjid.

Bahasan kajian Malam Kamis: Tafsir Surat Yasin. Jadi sebenarnya kami tidak anti Yasinan. Hmmm.

Kunjungi DarushSholihin.Com, Pesantren Masyakarat di Panggang Gunungkidul

Kajian_malam_kamis
Kajian Malam Kamis di Lapangan Pesantren Darush Sholihin, jama’ah meluber dari lapangan hingga di jalanan, total jama’ah 900-an.

DarushSholihin.Com

Author

Pesantren Darush Sholihin berdomisili di Dusun Warak, Panggang, Gunungkidul. Pesantren ini bertujuan membina masyarakat sekitar, tanpa pondokan mulai dari usia anak-anak hingga sepuh.

Write A Comment

Pin It