Warak, 9 Ramadhan 1436 H: Ngledok dan Ngurik Dusun Waru, Desa Girisekar, Panggang, Gunungkidul suatu dusun terpencil di desa Girisekar. Nampak sekali keadaan mereka dari jalan yang masih berbatuan karena jalan beraspal yang rusak bertahun-tahun. Sudah beberapa kali kami mampir di sana untuk mengisi kajian selapanan. Ternyata mereka sangat butuh ilmu dan antusiasnya sangat besar terhadap majelis ilmu. Warga di sana pun rutin mengikuti pengajian di pesantren setiap Malam Kamis dengan membawa jamaah satu truck kecil (sekitaran 50 orang).

Rata-rata mereka di bawah garis kemiskinan. Untuk buka puasa saja tidak bisa seperti di masjid-masjid lain di tanah air. Tidak ada buka puasa tiap hari di masjid-masjid. Ada satu masjid yang kami tahu, itu pun dengan menu sekadarnya. Mereka nyatanya harus menunggu uluran tangan dari yang lain untuk menikmati buka puasa yang wajar. Warga juga tidak bisa gotong royong memberikan buka bersama, mungkin karena alasan ekonomi.

Oleh karena itu, hari Jumat 9 Ramadhan ini, kami dari Pesantren Darush Sholihin ingin menyalurkan fidyah sebanyak 500 bungkus ke lima masjid di Dusun Waru. Moga dengan pengadaan fidyah pada buka puasa kali ini, mereka semakin semangat untuk ibadah.

Info donasi fidyah dan buka puasa, silakan lihat di sini. Yang punya rezeki berlebih, silakan turut serta dalam program ini.

Buka Puasa di Ngledok, tampak takmir masjid dan jamaahnya
Buka Puasa di Ngledok, tampak takmir masjid dan jamaahnya
Jamaah masjid Ngledok Waru yang sedang berbuka puasa
Jamaah masjid Ngledok Waru yang sedang berbuka puasa
Sederhananya jamaah Masjid Ngurik Waru dan mereka pun semangat untuk ikut pengajian rutin di Pesantren Darush Sholihin
Sederhananya jamaah Masjid Ngurik Waru dan mereka pun semangat untuk ikut pengajian rutin di Pesantren Darush Sholihin

Semoga Allah berkahi rezeki para pengunjung yang turut serta dalam program buka puasa dan fidyah Pesantren Darush Sholihin.

Info DarushSholihin.Com

Author

Pesantren Darush Sholihin berdomisili di Dusun Warak, Panggang, Gunungkidul. Pesantren ini bertujuan membina masyarakat sekitar, tanpa pondokan mulai dari usia anak-anak hingga sepuh.

Write A Comment

Pin It