Diperkirakan 7.000 jama’ah hadir dalam kajian Ustadz Dr. Syafiq Basalamah di Pesantren Darush Sholihin, Warak, Girisekar, Panggang, Gunungkidul sore ini (20 Agustus 2016), berlangsung dari 15.30-17.00 WIB.

Walhamdulillah, jama’ah sangat antusias sekali terutama ibu-ibu berjilbab yang terlihat semangat. Mayoritasnya memang dari Gunungkidul, namun ada juga yang hadir dari Bantul, Kulonprogo, Sleman, Jogja. Juga ada yang bersengaja hadir dari luar DIY seperti Solo, Temanggung, Bandung hingga Jakarta. Magnet yang luar biasa dari ustadz lulusan doktoral Universitas Islam Madinah yang saat ini menjadi dosen di Sekolah Tinggi Dirosat Islamiyah Jember, Jawa Timur. Semoga Allah menjaga dan memberkahi beliau dalam umur dan amal.

Yang istimewa hadir dalam kajian kali ini adalah dari Ketua MUI Gunungkidul, Pimpinan PDM Gunungkidul, jajaran Muspida Gunungkidul, jajaran Muspika Kecamatan Panggang – Purwosari, hingga Kepala Desa Girisekar dan jajarannya serta beberapa kepala KUA di Gunungkidul (Panggang, Purwosari, Saptosari, Ponjong dan Gedangsari).

Kajian Tabligh Akbar ini diliput langsung oleh Yufid TV dan Wesal TV, juga Radio Muslim Jogja. Berarti yang ingin mendapatkan rekaman kajin tadi, silakan menunggu dari TV dan radio tersebut.

Kajian sore tadi yang bertema “Tetaplah Bersamaku” sangat menarik karena membicarakan perceraian yang jadi masalah besar di Gungkidul. Di tahun 2015 saja tercatat 1031 kasus, berarti rata-rata setiap hari ada empat kasus perceraian.

Solusi dari Ustadz Syafiq agar perceraian tidak terjadi, maka suami-istri mesti saling mengerti kekurangan, saling memaafkan dan jangan lupa saling mengucapkan terima kasih (menghargai jasa yang lain). Karena setiap yang berbuat baik pada kita, hendaklah dibalas apalagi kebaikan dari pasangan dalam rumah tangga, yaitu antara suami-istri. Padahal kita sendiri kalau di warung saja ada yang layani dengan baik, kita bisa mengucapkan terima kasih. Masa’ dengan pasangan di rumah tidak bisa? Demikian tutur Ustadz Syafiq.

Semoga Allah senantiasa menjaga dan berkahi jamaah Gunungkidul.

Pimpinan Darush Sholihin:

Muhammad Abduh Tuasikal

Bada Maghrib, 18 Dzulqa’dah 1437 H @ Warak Girisekar

 

DarushSholihin.Com


Dukung kami:
Untuk Operasional RumayshoCom dan Pesantren Darush Sholihin melalui https://goo.gl/MT3nvi
Untuk Pembangunan Masjid Pesantren Al-Anshor Liang Ambon melalui https://goo.gl/zvahpI
Untuk Pelebaran Masjid Darush Sholihin (Jami' Al-Adha) melalui https://goo.gl/Smhwqm

Artikel Terkait

2 Comments

  1. syaiful - August 21, 2016

    Subhanallaaah... semoga perjuangan Ust Tuasikal, Ust Syafiq dan ustadz2 Sunnah lainnya diberi kekuatan untuk oleh Allah dalam berda'wah di Indonesia

Write a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *