Donasi

Renovasi Masjid Pesantren Darush Sholihin Menjadi Dua Lantai

Warak, 14/08/2014 – Jamaah atau santri yang mengikuti kajian di Pesantren Darush Sholihin Panggang, Gunungkidul sudah semakin banyak. Untuk pengajian besar seperti kajian Ustadz Zaenal Abidin, Lc pada pekan lalu (07/08/2014)  jamaah yang datang hampir 700 orang. Konsumsi yang semula disediakan hanya 350 nasi kotak. Namun ketika hari H, jamaah yang datang membludak hingga 700 orang. Padahal kapasitas dalam masjid hanya bisa menampung 150 orang. Sehingga masyarakat mesti duduk di rumah warga hingga ke ruangan pesantren di selatan masjid.

kajian_ustadz_zaenal_1
Jamaah bapak-bapak begitu antusias mendengar kajian Ustadz Zaenal Abidin, Lc
kajian_ustadz_zaenal_5
Sampai mobil memenuhi badan jalan, membuat lalu lintas macet. Nampak banyak jamaah ibu-ibu yang hadir.
Bapak-bapak begitu senang mengikuti kajian Ustadz Abu Qotadah dengan tema: Bagaimana Meraih Kebahagiaan
Bapak-bapak begitu senang mengikuti kajian Ustadz Abu Qotadah dengan tema: Bagaimana Meraih Kebahagiaan

 

Jumlah jama'ah yang hadir mengikuti kajian Ustadz Abu Qotadah pada Februari yang lalu sekitar 400 orang, termasuk ibu-ibu dan kapasitas masjid tidak cukup sehingga ibu-ibu berada di rumah di samping masjid
Jumlah jama’ah yang hadir mengikuti kajian Ustadz Abu Qotadah pada Februari yang lalu sekitar 400 orang, termasuk ibu-ibu dan kapasitas masjid tidak cukup sehingga ibu-ibu berada di rumah di samping masjid
Masjid Jami Al Adha (Masjid Pesantren Darush Sholihin) saat ini yang sudah tidak memuat jamaah saat pengajian besar. Kapasitas saat ini untuk shalat: 150 jamaah.
Masjid Jami Al Adha (Masjid Pesantren Darush Sholihin) saat ini yang sudah tidak memuat jamaah saat pengajian besar. Kapasitas saat ini untuk shalat: 150 jamaah.

Karena terbatasnya kapasitas masjid, pihak Pesantren Darush Sholihin yang dibina Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal berusaha untuk memperluas masjid tersebut dengan dibuat dua lantai di mana lantai kedua dibuat lebih luas karena masih adanya lahan di sebelah barat masjid.

Saat ini masih dalam proses perancangan dan pencarian donasi. Rencana pembangunan adalah awal Oktober 2014. Anggaran dana untuk masjid ini masih dalam proses penyusunan, diperkirakan akan habis sekitar 1,4 Milyar rupiah.

Bagi yang ingin menyalurkan untuk donasi masjid Pesantren Darush Sholihin (Masjid Jami Al Adha), silakan mentransfer donasinya melalui rekening Pesantren Darush Sholihin berikut:

1. Rekening BCA KCP Kaliurang atas nama Muhammad Abduh Tuasikal: 8610123881.

2. Rekening BNI Syariah atas nama Sdr Muhammad Abduh Tuasikal: 0194475165.

3. Rekening Bank Syariah Mandiri KCP Wonosari atas nama Muhammad Abduh Tuasikal: 3107011155.

4. Rekening BRI Yogyakarta Cik Ditiro atas nama Muhammad Abduh Tuasikal: 0029-01-101480-50-9.

Setelah mengirimkan donasi, silakan mengkonfirmasi ulang ke 0823 139 50 500  (via SMS) dengan mengetik nama donatur, alamat, besar donasi, rekening tujuan, tanggal transfer, keperluan transfer. Konfirmasi ini harus ada untuk membedakan dengan donasi lainnya yang disalurkan melalui Pesantren Darush Sholihin.

Contoh sms konfirmasi:

Rini# Jogja# Rp.3.000.000#BCA#14 Agustus 2014#renovasi masjid.

Catatan: Tidak ada biaya tambahan untuk donasi di atas, penyaluran donasi ini murni menyalurkan dana.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا يَبْتَغِى بِهِ وَجْهَ اللَّهِ ، بَنَى اللَّهُ لَهُ مِثْلَهُ فِى الْجَنَّةِ

Barangsiapa yang membangun masjid (karena ingin mengharap wajah Allah), Allah akan membangunkan bangunan yang semisalnya di surga.” (HR. Bukhari dan Muslim, dari ‘Utsman bin ‘Affan)

Semoga Allah memberi limpahan pahala bagi yang siap membantu dakwah ilallah ini.

Laporan donasi renovasi masjid dapat dilihat di sini.

Pimpinan Pesantren Darush Sholihin

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc

 

DarushSholihin.com

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button