Girisekar, Panggang, Gunungkidul, 13 Muharram 1435 H: Setelah hari pertama berlangsung lancar, hari kedua pun demikian berkat nikmat Allah. Sejak pukul 09.30 WIB panitia dari kalangan santri ibu-ibu sudah siap sedia dengan paket sembako di Balai Desa Girisekar. Kali ini harus melayani tiga dusun yaitu Dusun Mendak, Dusun Blimbing dan Dusun Mbali. Dusun Mendak yang jumlahnya paling banyak sekitar 300-an KK. Sedangkan Dusun Blimbing ada sebagian KK yang beragama Kristen. Mereka pun sempat mengambil. Kami sengaja menyalurkan pada muslim dan non muslim agar yang non muslim bisa sadar bisa kembali pada Islam yang mereka anut dahulu. Sebagaimana telah diceritakan sebelumnya bahwa ada dua gereja di Girisekar yang menjadi pusat ibadah mereka yang ini sudah menandakan betapa Kristenisasi sejak dulu ada. Tiga pak Dukuh pun hadir, begitu satu dari aparat keamanan untuk mengamankan lalu lintas, begitu pula hadir Pak Carik (sekretaris desa). Sampai menjelang Zhuhur, sudah sekitar total 900 paket sembako laku terjual.

IMG_6933

Panitia dari santri ibu-ibu melayani warga satu per satu yang sudah disiapkan per meja untuk tiap dusun

IMG_6935

Ibu-ibu yang membawa pulang paket sembako

IMG_6970

Pak Carik, Pak Dukuh dan Aparat yang duduk diskusi dengan Ustadz Abduh Tuasikal di Balai Desa Girisekar

Waktu Zhuhur pun masuk, kami dan para santri melaksanakan shalat Zhuhur di masjid di dekat Balai Desa, yaitu Masjid Al Ikhlas (takmirnya adalah Pak Sumar yang biasa ikut kajian rutin di Pesantren Darush Sholihin). Pak Carik yang terkenal mengikuti sunnah, ikut shalat bersama Pak Eko (petugas keamanan).

Segera setelah shalat Zhuhur, kami berangkat menuju tempat pasar murah yang kedua walau dalam keadaan hujan rintik-rintik. Pasar murah yang kedua ini dilaksanakan untuk dua dusun yaitu Dusun Pejenan dan Dusun Jeruken. Kedua dusun tersebut berjarak sekitar 15 menit dengan menggunakan kendaraan, cukup dekat dan kedua dusun tersebut yang berada paling timur di Desa Girisekar. Sampai di sana, warga sudah mengantri menunggu dan langsung kami layani. Pembagian sembako diadakan di rumah Pak Dukuh Pejenan. Warga dengan segara dengan mengantri untuk mengambil paket sembako dengan menukar kupon dan uang Rp.10.000,-. Karena jumlah KK yang tidak terlalu banyak dibanding dengan yang pertama, pukul 13.00 WIB sudah rampung acara pembagian sembako tersebut.

IMG_7077

Pasar murah diadakan di rumah kepala dukuh Pejenan

IMG_7033

Ibu-ibu sudah siap mengantri, sempat terjadi dorong-dorongan

IMG_7034

Bapak-bapak pun turut antri

IMG_7030

Mbah sepuh turut hadir sambil membawa rokoknya, masih terlihat keawaman dan memang nampak miskin

IMG_7047

Warga yang membawa pulang paket sembako dan lihat keadaan jalan masih belum diaspal

Alhamdulillah, usai sudah pasar murah yang pesantren kami adakan. Moga bisa berlanjut ke desa lainnya di sekitar pesantren sehingga warga lain bisa terpengaruh dakwah karena dalam paket sembako juga diikutkan dengan pembagian selebaran kajian Islam di pesantren dan artikel Islam tentang ajakan ibadah dan dekat dengan Allah.

Semoga Allah membalas kebaikan para muhsinin yang telah turut serta dalam donasi pasar murah ini. Laporan keuangan dari pasar murah ini sudah kami laporkan di: Laporan Donasi Pasar Murah Desa Girisekar. Semoga amalan ini menjadi timbangan kebaikan kami dan para muhsinin sekalian serta siapa saja yang telah turut serta dalam pasar murah ini.

Pimpinan Pesantren Darush Sholihin,

Muhammad Abduh Tuasikal

DarushSholihin.Com


Dukung kami:
Untuk Operasional RumayshoCom dan Pesantren Darush Sholihin melalui https://goo.gl/MT3nvi
Untuk Pembangunan Masjid Pesantren Al-Anshor Liang Ambon melalui https://goo.gl/zvahpI
Untuk Pelebaran Masjid Darush Sholihin (Jami' Al-Adha) melalui https://goo.gl/Smhwqm

Artikel Terkait

Write a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *