156 Takmir Gunungkidul sekitarnya hadir

Kajian takmir ini sudah menjadi agenda rutin Pesantren Darush Sholihin. Tujuannya adalah untuk membekali para takmir dan da’i yang akan terjun langsung ke masyarakat dengan ilmu penting yang bersumber dari Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Tema kajian takmir sebelumnya adalah masalah masjid, pengurusan jenazah, pembekalan Ramadhan, dan panduan qurban. Sabtu dan Ahad kemarin (9-10 September 2017), tema kajian takmir adalah terkait ketauhidan, sebagai tindak lanjut dari kajian takmir sebelumnya yang sudah mengulas lima belas bab. Pertemuan terakhir kemarin membahas hingga bab ke-21 dari Kitab Tauhid karya Syaikh Muhammad At-Tamimi.

Enam bab yang dibahas selama dua hari tersebut dapat disimpulkan bahwa hendaknya seorang muslim tidak bersikap berlebihan pada orang shalih dan tidak beribadah di kubur orang shalih walaupun ibadahnya ditujukan untuk Allah. Berlebihan pada orang shalih itulah yang menjadi akar syirik sejak masa Nabi Nuh ‘alaihis salam.

Dalam kajian tersebut dibuka pula sesi tanya jawab. Selama tujuh sesi, banyak persoalan menarik seputar fenomena di masjid masing-masing. Namun Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal menjawab dengan bijak, beliau menyarankan agar terus bersabar dan berusaha mengatur strategi yang baik dalam berdakwah.

Video kajian takmir ini akan dimuat di channel Rumaysho TV di Youtube, playlist “Kitab Tauhid”. Adapun kajian takmir akan berlangsung rutin setiap Sabtu Pahing dan Ahad Pon.

Laporan selengkapnya dalam bentuk PDF, silakan lihat di sini.

Info DarushSholihin.Com


Dukung kami:
Untuk Operasional RumayshoCom dan Pesantren Darush Sholihin melalui https://goo.gl/MT3nvi
Untuk Pembangunan Masjid Pesantren Al-Anshor Liang Ambon melalui https://goo.gl/zvahpI
Untuk Pelebaran Masjid Darush Sholihin (Jami' Al-Adha) melalui https://goo.gl/Smhwqm

Artikel Terkait

Write a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *