Berikut agenda lengkap Darush Sholihin untuk Qurban 1438 H (2017).

 

17 – 22 Juli 2017

Pengumpulan Qurban Indonesia Timur (Flores-NTT dan Maluku) lewat Web Rumaysho.Com dan DarushSholihin.Com

 

27 Juli – 29 Agustus 2017

Pengumpulan Qurban Indonesia Gunungkidul sekitarnya lewat Web Rumaysho.Com dan DarushSholihin.Com

 

1 – 5 Agustus 2017

Pengiriman dana untuk pembelian dan pembayaran DP hewan qurban Indonesia Timur

 

19 Agustus 2017

Pengiriman nama Shahibul Qurban dan Aturan Qurban, serta file desain spanduk ke Indonesia Timur

 

Jumlah qurban Indonesia Timur: 113 ekor sapi

Tempat penyaluran: Flores Timur (NTT) dan beberapa daerah di Maluku dan Maluku Tengah (Ambon, Seram, Saparua dan Haruku)

 

20 Agustus 2017

Publikasi nama Shahibul Qurban Indonesia Timur dan tempat penyaluran di website DarushSholihin.Com

 

21 – 22 Agustus 2017

Pengambilan undangan kajian takmir se-Gunungkidul

 

* Undangan hanya diberikan pada masjid yang menjadi peserta kajian rutin Ustadz M Abduh Tuasikal pada Malam Kamis dan Malam Sabtu di Darush Sholihin Panggang dan Wonosari.

 

6 – 29 Agustus 2017

Pembelian hewan qurban untuk Gunungkidul

 

28 – 29 Agustus 2017

Kajian Takmir dan Penyuluhan Qurban untuk takmir-takmir se-Gunungkidul, selama dua hari 28 – 29 Agustus 2017, 17.00-21.00 WIB

 

30 Agustus 2017

Publikasi nama Shahibul Qurban Gunugkidul dan tempat penyaluran di website DarushSholihin.Com

 

30 – 31 Agustus 2017

Penyaluran Hewan Qurban ke Gunungkidul.

 

* Takmir masjid mengambil langsung di halaman qurban Pesantren Darush Sholihin (Warak, Girisekar, Panggang, Gunungkidul).

 

1 September 2017 (10 Dzulhijjah 1438 H)

Penyembelihan qurban secara serempak dengan waktu penyembelihan sebagai berikut:

  • Ambon dan Maluku (Indonesia Timur): 09.30 – 12.30 WIT
  • Flores Timur (Indonesia Tengah): 08.30 – 11.30 WITA
  • Gunungkidul (Indonesia Barat): 07.30 – 10.30 WIB

 

Pada 1 September 2017, pukul 10.30 WIB, semua shahibul qurban Darush Sholihin sudah boleh memotong rambut dan kuku.

 

Peringatan Penting

Bagi semua Shahibul Qurban yang telah menyalurkan qurban lewat Darush Sholihin baik ke Indonesia Timur atau ke Gunungkidul diingatkan bahwa 1 Dzulhijjah 1438 diperkirakan jatuh pada waktu Maghrib, 22 Agustus 2017 (malam Rabu, Selasa Malam). Ketika masuk 1 Dzulhijjah 1438 H, diharapkan tidak memotong kuku dan rambut sebagaimana larangan ini disebutkan dalam hadits shahih berikut.

 

Jika telah masuk 10 hari pertama dari Dzulhijjah dan salah seorang di antara kalian berkeinginan untuk berkurban, maka janganlah ia menyentuh (memotong) rambut kepala dan rambut badannya (diartikan oleh sebagian ulama: kuku) sedikit pun juga.”

(HR. Muslim no. 1977)

 

* Sebagian ulama menyatakan larangan memotong kuku dan rambut bermakna haram, sebagian ulama menyatakan makruh tanzih. Sehingga mulai 1 Dzulhijjah baiknya tidak memotong kuku dan rambut sampai hewan qurban disembelih pada tanggal 10 Dzulhijjah 1438 H (waktu penyembelihan qurban DS berakhir pukul 10.30 WIB). Sebelum tanggal 1 Dzulhijjah, silakan bersih-bersih diri dengan membersihkan kuku dan memendekkan rambut yang ada di kepala dan badan.

 

Masyarakat yang disalurkan mengucapkan beribu-ribu terima kasih, mereka mendoakan kebaikan pada shahibul qurban serta Darush Sholihin dan segala pihak yang telah membantu. Terutama warga Indonesia Timur yang menerima qurban DS, mereka begitu terharu dikarenakan di antara mereka baru merasakan qurban seumur hidup pada tahun ini.

 

Semoga qurban para muhsinin penuh berkah, mendapatkan keberkahan rezeki dan diganti dengan pahala melimpah di sisi Allah.

 

Muhammad Abduh Tuasikal, S.T., M.Sc.

Pengasuh Rumaysho.Com dan Pimpinan Pesantren Darush Sholihin

 

@ Gunungkidul, 27 Dzulqa’dah 1438 H (19-08-2017)

 

Info DarushSholihin.Com


Dukung kami:
Untuk Operasional RumayshoCom dan Pesantren Darush Sholihin melalui https://goo.gl/MT3nvi
Untuk Pembangunan Masjid Pesantren Al-Anshor Liang Ambon melalui https://goo.gl/zvahpI
Untuk Pelebaran Masjid Darush Sholihin (Jami' Al-Adha) melalui https://goo.gl/Smhwqm

Tags:

Artikel Terkait

Write a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *