Dakwah

Bersinergi dengan Pemerintah, Dakwah Akan Semakin Mudah

Nikmat yang begitu besar jika dakwah bisa bersinergi dengan pemerintah setempat. Kemarin Selasa pagi (27/09/2016), Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal diberi kesempatan untuk sekian kali menjadi pemateri dalam pengajian aparat di lingkungan Kecamatan Purwosari, Gunungkidul. Ini atas permintaan dari KUA Purwosari, Bapak Drs. H. M. Nurdin, M.A., sekaligus mendapat dukungan dari Bapak Camat Purwosari, Drs. Sukis Heriyanto, MSi.

Kajiannya sederhana dan tak terlalu lama, dimulai dari pukul 08.40 WIB, sambil dibagikan buku bagi aparat Purwosari yang hadir. Buku yang dibagikan adalah Panduan Amal Shalih di Musim Hujan, yang bisa info bukunya didapati di sini. Setelah penyampaian materi sekitar 40 menit dilanjutkan dengan tanya jawab hingga pukul 10.00 pagi.

Memang dalam dakwah butuh sinergitas antara da’i dan aparat, antara umara dan ulama harus saling mendukung. Da’i butuh dukungan agar dakwah berjalan lancar, dan kalau terdapat gangguan dengan jama’ah pengajian bisa diback-up full oleh aparat. Begitu pula aparat pemerintah butuh adanya arahan dan masukan terutama dalam pembinaan keagamaan.

Contoh saja pertanyaan yang diajukan oleh aparat pemerintah sangat menarik sekali di antaranya mereka tanya bagaimanakah beribadah yang benar, sampai pula ditanyakan mengenai apa maksud tidak diampuninya dosa syirik. Hingga Bapak Camat ketika itu bertanya, “Bagaimana hukum mempercayai ramalan seperti ramalan cupu panjala yang akan dibuka di Desa Girisekar Panggang?“Baca ulasan Cupu Panjala di sini. Pertanyaan yang muncul menandakan bahwa aparat kita butuh akan ilmu dan butuh diarahkan ke jalan yang lurus.

Yang turut hadir dalam pengajian di atas bukan hanya instansi KUA dan Kecamatan, namun hadir pula kepala desa, kepala dukuh, para guru, tenaga kesehatan hingga Koramil.

Semoga Allah terus beri petunjuk pada setiap aparat pemerintah kita.

 

Info DarushSholihin.Com

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button